PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiPsikologi Lintas Budaya

ava (kava)

ava

Ringkasan Singkat

Zat psikoaktif dari tanaman kava yang digunakan untuk efek relaksasi dan penenang dalam berbagai budaya.

Ava, atau lebih dikenal sebagai kava (Piper methysticum), adalah tanaman asli Kepulauan Pasifik yang akarnya digunakan untuk membuat minuman dengan efek penenang. Zat ini mengandung kavalakton yang berinteraksi dengan reseptor di otak untuk menghasilkan perasaan rileks, euforia ringan, dan pengurangan kecemasan tanpa mengganggu kejernihan mental secara drastis.

Dalam psikofarmakologi, ava dipelajari sebagai alternatif alami untuk obat anti-kecemasan. Namun, penggunaannya telah menjadi subjek perdebatan medis karena potensi efek sampingnya terhadap kesehatan hati (hepatotoksisitas) pada dosis tertentu atau penggunaan jangka panjang.

Selain aspek medis, ava memiliki peran sosial dan religius yang sangat kuat dalam budaya Polinesia, menjadikannya topik menarik dalam psikologi lintas budaya mengenai bagaimana zat psikoaktif membentuk interaksi sosial.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • National Institutes of Health (NIH) - Kava
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback